[KISS] Kajian Islam kamiS Sore: Islamisasi Sains Melalui Pendidikan

Tema : Islamisasi Sains Dalam Pendidikan

Pemateri : Ust. Rony Setiawan
Waktu : Kamis, 5 April 2018
Tempat : MNI
Seseorang ada yang bertanya, kalau punya waktu minim kurang memungkinkan untuk ikut ta’lim gimana?
Antum duduk atau berdiri sebentar saja diselasar sambil dengerin isi ta’lim itu sudah cukup.

Lalu, muncul pertanyaan apa itu Islamisasi Sains dalam Pendidikan? Yang mana terlebih dahulu lebih baik untuk diislamkan?Jawabannya ialah Islamkan pendidikan terlebih dahulu baru sains nya.

Kenapa? Karena adanya penjajahan dalam ilmu pendidikan kita (bangsa Indonesia) pada masa Belanda dahulu yang menjadikan kita terdoktrin daripada ajaran pendidikan Islam.

Seorang tokoh munafik di Indonesia dari Belanda mengakui dan berkata “Melakukan ekspansi ke Indonesia atas perintah Belanda dengan menjadi mualaf di Indonesia dan belajar hingga doktor di Arab (namun dilakukan dengan pemalsuan) melakukan disertasi tentang Haji dengan mencantumkan nama-nama guru dan ulama ternama di Indonesia. Dari sini kalian bisa kalau ingin ambil alih Indonesia, maka ambil pendidikan nya maka engkau dapat menguasai (mempengaruhi) nya hingga kini”.

Kalau kita lihat latar belakang pendidikan Indonesia merupakan hasil jajahan dari Belanda dari SD hingga tingkat perguruan tinggi itu. Supaya menjauh dan menghilangkan Indonesia dari Islam. Kenapa gitu? Karena sistem pendidikan di Islam ialah Talaqi (setor) ilmu yang dimilikinya, dan Belanda tidak menyukai Islam.

Seorang mahasiswa (Islam) disuatu universitas negara Eropa bertanya kepada Dosen nya (non-islam) “adakah Sains yang Islami?” There’s No!
Why? Karena berdasarkan madzhab sekuler:
1) Sains is netral
2) Sains is universal
3) Sains is nothing to do in religion

Di zaman Rasul ada cara-cara untuk membuat pendidikan secara Islam, yaitu selama dakwah lebih dari 20 tahun, Rasul turun untuk mengubah kondisi Mekkah yang kurang beradab menjadi memiliki adab. Rasul menyampaikan nya dengan berbicara langsung pada sahabat-sahabatnya dengan cara yang berbeda beda, karena karakter tiap Sahabat nya berbeda-beda pula. Bahkan seorang anak kecil sekalipun jika ada yang menyimpang Nabi tegur.

Adanya perbedaan pandangan ilmu antara barat dengan Islam karena dilandaskan akan iman. Karena dibalik ilmu itu ada sesuatu yang ingin Allah berikan kepada kita yang lebih baik lagi

“Dan orang-orang yang diberi ilmu dan keimanan berkata (kepada orang-orang kafir), “Sungguh, kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari Berbangkit. Maka inilah hari Berbangkit itu, tetapi (dahulu) kamu tidak meyakini(nya)”. (QS. Ar-Ruum : 59)

Disini Rasul ingin mengabarkan bahwa Islam itu rasional dan tidak mengkerdilkan akal manusia, karena “Agama itu Akal”.

Jika kita mempelajari Islam maka akan tajam akal fikirannya, jika mempelajari Bahasa maka lemah lembut kata-katanya, jika mempelajari Fiqih maka bijak dalam menyikapi aqidah-aqidah.

Seseorang akan lebih berusaha lebih karena paham dibalik itu semua.

-Sesi Tanya Jawab-

Q: bagaimana ketika seorang ibu yang marah berbicara kepada anaknya karena salah?
A: Ada pengecualian/Istishna pada aturan-aturan nya

Q: bagaimana cara menyampaikan Sains dalam Islam yang kita ketahui kebenaran yang sebenarnya, namun kini lebih mengikuti arah barat
A: Dengan membuat sekolah Islam, maka disana antum bisa sampaikan dan tuangkan. Namun jika sudah tergabung dalam sekolah yang arah barat sistemnya, maka sampaikan melalui titik-titik kekeliruan. Sampaikan saja dari perspektif Islam yang benar.

Q: kurikulum kini kan mengikuti arah barat, maka kita selaku umat muslim yang paham akan hal tersebut (Islam) aapa yang harus dilakukan? Apakah masuk sekolah umum tapi menggunakan kurikulum cara yang benar (perspektif Islam) atau masuk Sekolah Islam sekalian?
A: sampaikan yang benar berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, akan jadi baik jika Anda sampaikan dengan baik.

Q: apa yang harus dilakukan dalam pendidikan sedang kita dalam proses tempuh pendidikan?
A: jadilah pemimpin. Persiapkan diri kita karena orang sepertinya itu (empiris, sekuler, dkk) haruslah diganti. Supaya semua base to Qur’an. Harus direbut dari sekarang.

#Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com