Kajian Islam kamiS Sore : Meneladani Akhlak Abu Bakar, Siapa Takut!!

Jakarta (06/04/2017) Masjid Ulul Albaab mengadakan Kajian Islam kamiS Sore dengan judul: Meneladani Akhlak Abu Bakar, Siapa Takut!!

Kajian Islam kamiS Sore kali ini mengundang Ustadz Fajar Tri Nugroho sebagai pembicara, bertempat di Aula Daksinapati Lantai 1 FIP. Terhitung sebanyak 112 Peserta yang menghadiri kajian kamis sore itu. Kajian dibuka dengan tilawah bersama yang dipimpin oleh Fauzi Ramadhan (Pendidikan Matematika 2016).

Selanjutnya Ustadz Fajar memulai materi dengan pembahasan :

  • Bahwa sesungguhnya kita (manusia) ini sejatinya bukan makhluk bumi, tetapi sejatinya kita nanti akan kembali ke tempat asal kita yaitu Akhiratul Jannah.
  • Jika istri tercinta Rasululullah SAW. adalah Aisyah RA. maka saudara tercinta Rasulullah SAW. adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq.
  • Kemudian Ustadz Fajar mulai membahas tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq,

Dari Nasabnya

Abu Bakar bukanlah nama aslinya tetapi nama aslinya adalah Abdullah bin Usman bin Amir bin Amru bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi. Nasabnya bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. pada kakeknya Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai.

  • Pada masa jahiliyah, Abu Bakar memiliki sebutan “atiq” dikarenakan Beliau memiliki warna kulit yang putih
  • Abu Bakar termasuk manusia yang Allah jaga akidahnya sebelum agama Islam datang. Dan ketika Rasulullah SAW. menawarkan Islam kepadanya, beliau langsung mengambilnya.
    Maka keimanan terkuat diantara manusia adalah Abu Bakar As-Shiddiq
  • Ash-Shiddiq berasal dari kata Shadiq yang artinya membenarkan sesuatu dan itu untuk meyakini seseorang yang tadinya tidak yakin, sehingga diganti dari Shaqid menjadi Shiddiq. Dari sinilah muncul julukan Ash-Shiddiq.

Karakter Abu Bakar Ash-Shiddiq:

Bertubuh kurus, berkulit putih, tipis kedua pelipisnya, kecil pinggangnya, wajahnya selalu berkeringat, hitam matanya, berkening lebar, dan selalu mewarnai jenggotnya.

Akhlak Abu Bakar Ash-Shiddiq :

Abu Bakar terkenal dengan kebaikan, keberanian, kokoh pendirian, selalu memiliki ide-ide cemerlang dalam keadaan genting, toleransi, penyabar, memiliki azimah/keinginan keras untuk memahami keilmuan, paling mengerti tentang garis keturunan, yakin dengan segala janjinya, dan bersifat warraq dan jauh dari segala syubhat, zuhud terhadap dirinya, selalu mengharapkan apa yang terbaik di sisi Allah SWT.

Keislaman Abu Bakar Ash-Shiddiq :

Dalam beberapa buku disebutkan bahwa Abu Bakar adalah orang pertama yang memeluk Islam.
Masuknya Abu Bakar dalam Islam memberikan dampak yang luar biasa. Seperti masuknya para sahabat-sahabat lain dalam Islam setelah Abu Bakar yaitu Abdurrahman bin ‘Auf, Sa’ad bin Abi Waqqas, Usman bin Affan, dll.

Istri dan anak-anak Abu Bakar Ash-Shiddiq :

  1. Abu Bakar pernah menikahi Quthailah bin Abdul Uzza bin Abdi bin As’ad pada masa jahiliyah dan dikaruniakan 2 orang anak yaitu Abdullah dan Asma.
  2. Lalu ada Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir bin Zuhal yang dikaruniakan 2 orang anak yaitu Abdurrahman dan Ibunda Aisyah RA. yang dinikahkan dengan Rasulullah SAW. dan menjadi Istri yang dicintai.

Keteladanan dan Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq :

  1. Sahabat Rasulullah SAW. ketika hijrah. Saat perjalanan hijrah Rasulullah, hanya Abu Bakar yang setia menemaninya. Abu Bakar adalah orang yang paling was-was saat menemani Rasulullah SAW. karna musuh dimana-mana. Dan saat itu turunlah Surat At-Taubah yg berbunyi “Laa Tahzan, Innallaha ma’ana”.
  2. Sahabat Rasulullah yang pertama.

Kajian tentang pembahasan Abu Bakar Ash-Shiddiq kemudian ditutup pada pukul 17.50 WIB.

Namun sebelum ditutup, ada pemutaran video dan penggalangan dana untuk Suriah.

2 tanggapan untuk “Kajian Islam kamiS Sore : Meneladani Akhlak Abu Bakar, Siapa Takut!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

www.000webhost.com